-->

6 Langkah Mudah Belajar Menulis yang Wajib Kamu Lakukan!

Langkah-langkah belajar menulis - Belajar menulis memang bukan suatu hal yang gampang untuk dilakukan, apalagi menulis merupakan sebuah aktivitas yang seringkali dianggap membosankan oleh kebanyakan orang.

Tapi, apakah kamu tahu bahwa ada banyak hal yang justru akan didapatkan ketika kamu sudah memutuskan untuk belajar menulis dan menjadi seorang penulis?

Kamu bisa menuangkan semua ide dan pengalamanmu dalam bentuk sebuah tulisan, mengasyikan bukan? Ditambah lagi wawasan dan pengetahuanmu juga akan semakin bertambah.

Satu lagi, Kamu juga bisa menambah pundi-pundi rupiah dari menulis loh!



cara belajar menulis


6 Langkah Mudah Belajar Menulis

Nah, jika kamu tertarik dan ingin mulai belajar menulis, berikut ini adalah langkah-langkah yang bisa kamu lakukan :

1. Pilihlah tema yang kamu sukai


Ketika kita melakukan sesuatu yang dikuasai, tentu kita akan jauh lebih menikmati dan lebih totalitas saat melakukannya. Seperti halnya saat kita melakukan hobi kita.

Kamu suka memasak? Kamu bisa menulis dan berbagi tentang resep-resep dan tips memasak.

atau mungkin, Kamu suka traveling? Kamu bisa menceritakan pengalamanmu saat diperjalanan dan mereview setiap tempat yang pernah kamu kunjungi.

Intinya, pilihlah tema yang paling kamu sukai.

Dengan begitu, proses tulis menulispun akan terasa lebih mengasyikan.

2. Buat kerangka tulisan


Setelah kamu menentukan tema, langkah selanjutnya adalah membuat sebuah kerangkan tulisan.

Sudah tahu apa itu kerangka tulisan?

Hah? Belum?

Okeh, mari kita fahami bersama.

Kerangka tulisan adalah rencana penulisan yang memuat garis-garis besar dari suatu karangan yang akan ditulis dan merupakan rangkaian ide-ide yang disusun secara sistematis, logis, jelas, terstruktur, dan teratur. Nah, kerangka inilah yang nantinya akan membantumu dalam menulis.

Contoh :

Tema yang kamu ambil adalah traveling, kemudian kamu ingin menulis tentang pengalamanmu selama melakukan perjalan tersebut.

Paragraph pertama : membahas tentang pengalaman saat diperjalan.

Peragraf kedua : menceritakan tentang lokasi tempat wisata yang kamu kunjungi.

Paragraph ketiga : kesan dan pesan yang ingin kamu sampaikan kepada pembaca.

Dan seterusnya.

Faham kan sekarang? Hehe

Seperti yang sudah saya sampaikan diatas, membuat sebuah kerangka tulisan sebelum menulis pasti akan banyak membantumu. Dengan begitu, tulisanmu akan lebih tertata dan kamu juga tidak akan melewatkan  data apa saja yang kamu butuhkan nantinya saat melakukaan pengumpulan data.

3. Mengumpulkan data


Tulisan tanpa data yang jelas itu ibarat ambulance tanpa iwuw iwuw. Haha

Iyalah, gimana kamu bisa yakin kalau mobil itu adalah ambulance sedangkan dibagian atasnya ngga ada sirinenya, iya kan?

Sama halnya dengan pembaca, jika tulisan yang mereka baca kurang jelas, bagaimana mereka akan tertarik untuk membaca tulisanmu.

Ngga mungkin juga kamu memberikan informasi-informasi yang salah kepada mereka.

Karena itu, data yang jelas adalah salah satu unsur penting dalam sebuah tulisan.

Ada dua jenis data yang bisa kamu kumpulkan untuk melengkapi tulisan yang kamu buat.

Pertama adalah data primer. Data primer bisa kamu dapatkan secara langsung dari seorang narasumber, yaitu dengan melakukan wawancara.

Sedangkan yang kedua adalah data sekunder. Data sekunder bisa kamu dapatkan dari berbagai macam referensi seperti buku, surat kabar, jurnal dan situs-situs online. Tapi, jangan lupa untuk menuliskan sumbernya jika kamu ingin memasukan data sekunder ini. Karena, jika kamu tidak menyertakan sumber yang kamu ambil, bisa saja kamu akan dicap sebagai plagiat.

Setelah semua yang kamu butuhkan terkumpul, maka sekarang saatnya untuk menuangkannya dalam bentuk tulisan.

Ingat! Seorang penulis itu biasanya tergantung dengan mood-nya. Jadi ,manfaatkanlah tempat-tempat yang bisa membuat kamu nyaman dan rileks agar pencarian ide berjalan lancar dan hasil tulisanpun menjadi lebih optimal. Manfaatkan juga kerangka tulisan yang sebelumnya sudah kamu buat.

Nah, kalau kamu merasakan kejenuhan, beristirahatlah. Entah itu dengan makan, minum, tiduran atau melakukan berbagai macam aktifitas ringan lainnya.

Setelah itu, lanjutkanlah!!

4. Koreksi tulisan


Salah satu bagian terpenting dan paling mengasyikan saat kamu menjadi seorang penulis adalah ketika kamu menjadi editor untuk tulisanmu sendiri. Bagi saya sih mengasyikan, tapi ngga tau kalau menurut orang lain.hehe

Jadi, saat kamu menyelesaikan seluruh tulisanmu, jangan langsung dipublikasikan. Tapi, koreksilah terlebih dahulu. Baca kembali dari paragraph pertama hingga akhir. Perhatikan penggunaan tanda baca, EYD (ejaan yang disempurnakan), penggunaan kata, dan lain sebagainya.

Perhatikan juga, apakah tulisan yang kamu susun sudah sistematis dan berkesinambungan. Jangan sampai pembaca justru mengalami kebingungan.

5. Pilihlah media yang tepat


Menjadi seorang penulis memang membutuhkan waktu yang tidak singkat. Karena itulah, manfaatkan dan pilih media yang paling tepat untuk dijadikan rumah karya-karyamu, agar orang lain tahu dimana ia harus mencari tulisanmu ketika menginginkannya.

Kamu bisa memanfaatkan situs-situs yang menyediakan kesempatan untuk para penulis membagikan karya-karyanya atau bahkan kamu bisa membuat situs atau blogmu sendiri.

6. Share di media sosial


Langkah terakhir adalah membagikannya di media social yang kamu miliki. Entah itu instagram, facebook, line, twitter atau media social yang lainnya. Hal ini akan sangat berguna, karena hampir semua orang pasti memiliki media social.

Selain itu, kamu juga bisa mendapatkan coment dan saran dari para pembaca, sehingga kamu bisa mengevaluasi kekurangan dan kelebihan dari hasil tulisanmu.

Itulah 6 langkah yang bisa kamu lakukan untuk membantumu dalam belajar menulis.

Jangan pernah menyerah dan tetap semangat yaa!

Semoga bermanfaat!

0 Response to "6 Langkah Mudah Belajar Menulis yang Wajib Kamu Lakukan!"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel